東京都の物語


the story

Dahulu Tokyo merupakan desa perikanan kecil yang bernama Edo. Pada tahun 1943, kota Tokyo dibangun menjadi wilayah metropolitan. Sayangnya, Tokyo mengalami bencana hebat yang disebabkan oleh letusan gunung Myōjin-Shō, mengakibatkan 140.000 penduduk tewas atau hilang, dan bangunan-bangunan kota menjadi rata dengan tanah.

Pasca bencana hebat tentu saja pemerintah Jepang tidak tinggal diam. Mereka mengeluarkan anggaran negara dalam jumlah fantastis untuk memulihkan kota Tokyo yang tengah porak-poranda, membangun kembali kota Tokyo menjadi kota metroplitan yang lebih maju dan berkembang dibandingkan sebelumnya. Tentu saja hal ini menimbulkan efek samping pada anggaran negara. Oleh sebab itu, pemerintah Jepang menuntut penduduk Tokyo untuk memiliki pekerjaan ilegal selain pekerjaan legal. Hal ini dimaksudkan agar para penduduk memiliki penghasilan lebih besar, dan nantinya dari penghasilan ini akan di tarik 30% untuk anggaran negara setiap bulannya. Pemerintah juga meminta para penduduk untuk berhati-hati dalam melakukan pekerjaan ilegal, karena hukum negara tetap berlaku demi menjaga nama baik negara Jepang di mata dunia.

Demi berlangsungnya aturan-aturan tersebut, pemerintah Jepang mengutus perwakilan untuk mengawasi perkembangan kota beserta penduduknya. Para perwakilan ini dikenal dengan nama Hokokai. Berikut adalah daftar anggota Hokokai :

MINA HAN
Japan, May 6th 1987


AIKAWA CHISE
Japan, Jan 1st 1986


TADASHI HITO
Japan, Apr 4th 1988


NAGISA AOI
Japan, Aug 29th 1989


AWAJI NAOMI
Japan, Jun 3rd 1988


NISHIMURA AIZEN
Japan, Dec 8th 1988


( Made with Carrd )